#SBL: "Tell Me Why", Lagu EdanE Tentang Indonesia Yang Tidak Lagi Tentram Dan Ramah

loading...
edane-tell-me-why.jpg

#SBL (Sabtu Bahas Lagu): "Tell Me Why", Lagu EdanE Tentang Indonesia Yang Tidak Lagi Tentram Dan Ramah - Kali ini saya akan menulis sebuah postingan untuk mengisi kategori #SBL alias Sabtu Bahas Lagu. Ini adalah postingan pertama saya di kategori tersebut, untuk mengetahui apa itu kategori #SBL silahkan sobat kunjungi halaman About Blog.

Untuk Sabtu ini lagu yang akan saya bahas adalah sebuah lagu yang pasti cukup asing di telinga orang kebanyakan, apalagi jika sobat tidak terlalu suka musik rock Indonesia maka saya jamin lagu ini belum pernah sobat dengar, Lagu tersebut adalah lagu berjudul "Tell Me Why" dari band EdanE. Silahkan sobat dengerin dulu lagu dan liriknya dibawah!


Lirik Lagu EdanE - Tell Me Why

Izinkan... Sekiranya aku bertanya
Mungkin kebodohanku karena itulah ku ingin jawaban
Mengapa kita mudah terbakar amarah
Bukankah katanya kita bangsa yang ramah?

Semua keramahan, semua kasih sayang, apa sebatas ucapan?
Ada apa gerangan? Coba kau katakan, aku inginkan jawaban!

Lucunya, banyak yang suka lagu cinta
Terdengar di mana-mana menghiasi tanah air kita
Tapi masih terjadi ribut di sana - sini
Menghujat berapi-api
Alasan yang tak ku mengerti
Apa Kabar negeri yang indah?
Penuh senyum dan ramah
Apakah semua berubah?
Oh Tuhan aku dimana?

Mana lagu cinta penuh kata mesra, apakah hanya nyanyian?
Ada apa gerangan? Coba kau katakan, aku inginkan jawaban!

When I was young things were all so fine, Alright
With all the love I Had around
I Wake up and see the sun shine in my eyes
Does it have to go away?

All this time I'm always asking why, always wondering why, can you tell me now? (8X)

Itulah tadi lagu "Tell Me Why" dari EdanE dan liriknya. Sebelum membahas tentang lagunya mari kita bahas dulu kondisi musik rock sekarang dan siapa itu EdanE.

Musik rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun 50-an. Untuk lebih jelasnya tentang musik rock silahkan sobat kunjungi halaman musik rock di Wikipedia.

Di zaman sekarang ketika lagu-lagu bertemakan cinta lebih diminati, lagu-lagu dengan aliran musik rock mulai terpinggirkan. Memang tak dapat dipungkiri dengan instrumen yang keras musik rock tidak cocok dengan lagu percintaan yang terkesan melankolis. Coba sebutkan band mana saja yang masih bisa bertahan dengan aliran musik rock sampai sekarang? Sangat sedikit bukan? Salah satu contohnya ada Superman Is Dead (SID), album terakhir mereka yaitu "Sunset Di Tanah Anarki" dirilis tahun 2013 lalu, sudah hampir 5 tahun yang lalu. Meskipun SID masih mendapatkan kepopulerannya tapi tetap saja band-band yang mengusung genre pop lebih sukses dipasaran. Di Indonesia memang genre rock perlahan-lahan sudah menunjukan "kekalahan".

Di luar negeri setidaknya genre rock masih menunjukan kepopulerannya. Green Day dengan punk rocknya, Avenged Sevenfold dengan heavy metalnya dan Linkin Park dengan rap rocknya masih terus melestarikan musik rock. Tahun 2016 kemarin Green Day merilis album "Revolution Radio" dan Avenged Sevenfold juga mengeluarkan sebuah album berjudul "The Stage" sementara di tahun 2017 ini Linkin Park juga ikut meramaikan dengan album "One More Light"-nya. Semuanya mendapatkan review positif dari kritikus dan mendapatkan posisi yang baik di tangga lagu di beberapa negara di dunia.

Genre rock berjaya di Indonesia di era 90-an dan di era 2010-an genre pop mulai berhasil naik kepermukaan dan membuat band-band dengan genre rock seakan terlupakan. Kalau soal lagu bertemakan cinta tak dapat dipungkiri pop jelas unggul dengan nuansa mellownya tapi keunggulan musik rock adalah tema dan isi lagu yang lebih bebas, bervariasi dan tidak monoton. Saya mulai merasa bosan dan kurang enak mendengar lagu-lagu pop bertemakan percintaan sekarang yang terkesan lebay dan isinya cuma percintaan yang itu-itu saja. Bukan maksud menjelek-jelekan atau membanding-bandingkan musik pop dengan musik rock tapi kenyataannya memang begitu. Rock lebih terdengar keren dan bermakna lebih dibanding lagu-lagu pop. Tentu saja tidak semua lagu pop jelek dan lebay, ada juga yang menarik dan berhasil menyentuh hati terutama dari band-band indie. Lagu pop juga tak melulu tentang cinta ada juga tentang persahabatan dan kekeluargaan tapi pop memang identik dengan percintaan.

Oke, selanjutnya mari kita sedikit bahas tentang band EdanE. Band ini didirikan pada tahun 1991 dan berasal dari Jakarta. Mungkin sobat bertanya-tanya kenapa nama band ini EdanE? Apakah karena para personilnya edan semua? Tentu saja bukan, nama band ini merupakan inisial gitaris EdanE yakni Eet Sjahranie dan vokalis EdanE saat pertama kali dibentuk yakni Ecky Lamoh jadi E dan E lalu digabungkan menjadi EdanE. Formasi awal EdanE adalah Eet Sjahranie (gitar), Ecky Lamoh (vokal), Iwan Xaverius (bass) dan Fajar Satritama (drum). Setelah EdanE menyelesaikan album "The Beast" yang merupakan album pertama mereka, Ecky keluar dari band. Meskipun Ecky keluar nama band ini tetap EdanE. Seiring berjalannya waktu band ini sudah beberapa kali berganti personil.

Saya sebenarnya bukanlah penggemar band yang satu ini bahkan saya hanya tahu 3 lagu EdanE yaitu "Kau Pikir Kau Lah Segalanya", "Takkan Menghilang" dan "Tell Me Why". Awal saya tahu sama band ini lewat lagu "Kau Pikir Kau Lah Segalanya" saat lagu tersebut di putar sama sahabat saya.

Lagu "Tell Me Why" sendiri adalah lagu EdanE yang tergolong lagu baru. Lagu ini masuk ke album ke-7 mereka yang dirilis pada tahun 2010 berjudul "Edan", sudah sekitar 7 tahun yang lalu. Kalau soal pembawaan EdanE memainkan musik yang tergolong tidak terlalu keras di lagu ini, tidak seperti kata banyak orang kalau lagu-lagu EdanE sangat badas dengan permainan gitar Eet Sjahranie yang ganas. Itu juga kata orang-orang soalnya saya sendiri kurang tahu bagaimana musikalisasi mereka karena seperti yang saya bilang saya hanya tahu 3 lagu EdanE dan tentu saja kita tidak bisa mengidentifikasi bagaimana permainan musik mereka hanya dari 3 lagu.

Di awal lagu ini hanya di iringi permainan gitar yang bisa dibilang easy listening setidaknya sampai masuk di bagian chorus gebukan drum dari Fajar Satritama mulai terdengar meramaikan lagu. Skill bermain gitar dari Eet Sjahranie baru ditunjukan ketika lagu ini memasuki bagian lirik berbahasa Inggris, disana terdengar raungan gitar Eet Sjahranie yang keren. Suara sang vokalis Ervin Nanzabakri yang memiliki logat agak kebarat-baratan menambah keunikan lagu ini.

Lagu ini bukanlah lagu andalan EdanE, dibanding lagu "Kau Pikir Kau Lah Segalanya" lagu "Tell Me Why" ini memang bisa dibilang kalah pamor. Teman di sekolah saya ada yang tahu sama lagu "Kau Pikir Kau Lah Segalanya" tapi sepertinya tidak ada yang tahu dengan lagu "Tell Me Why". Bahkan di beberapa artikel tentang EdanE yang saya temui di internet tidak ada yang menyinggung lagu "Tell Me Why". Lantas kenapa saya memilih lagu ini untuk dijadikan pembahasan di #SBL kali ini?

Satu hal yang membuat saya jatuh cinta dengan lagu ini adalah karena makna dan liriknya yang keren. EdanE mungkin juga membuat lagu ini tidak terlalu keras agar orang-orang lebih mudah meresapi makna dan tujuan lagu ini. "Tell Me Why" merupakan pertanyaan dan keheranan EdanE tentang kedaan Indonesia yang tidak lagi ramah. Seperti yang kita tahu, di Indonesia tawuran adalah hal yang lumrah baik antar pelajar, warga atau yang lebih konyol antar fans klub sepak bola.

Tawuran antar pelajar sudah seperti penyakit yang menghinggapi pelajar-pelajar di Indonesia. Coba cek di Youtube banyak video amatir tawuran antar pelajar. Ada yang bawa golok, celurit dan senjata-senjata lainnya yang bisa langsung merenggut nyawa siapa saja. Saya sebagai seorang pelajar terheran-heran dengan fenomena ini. Oke, saya akui saya nakal, sering bolos dan kadang tak mengerjakan tugas dari guru tapi kalau sampai ikut tawuran saya berpikir 2 kali, saya tidak terlalu tolol untuk mempertaruhkan satu-satunya nyawa yang saya punya untuk hal konyol seperti itu.

Saya tidak peduli saya dibilang pengecut, pecundang, penakut atau apalah itu tapi ikut tawuran itu salah satu hal terkonyol di dunia menurut saya. Biar apa coba ikut tawuran? Biar dibilang berani, jantan atau ksatria? Apa yang diperjuangin sampe ikut tawuran? Harga diri? Nama besar sekolah? Kalau sobat menang tawuran memangnya bakalan dapat trofi gitu? Kalau sobat nanti mati saat tawuran memangnya pihak sekolah bakalan ngebikinin patung sobat gitu dan mengenang sobat sebagai pahlawan? Gak bakalan, jadi ayo deh sekarang kita berpikir realistis saja.

pelajar-tawuran.jpg

Selain tawuran antar pelajar, tawuran antar pendukung tim sepak bola juga sudah mencapai tingkat miris di Indonesia. Korban sudah banyak berjatuhan bukan hanya satu atau dua orang. Sangat disayangkan padahal salah satu tujuan olah raga adalah meningkatkan solidaritas dan sportivitas.

Terlalu fanatik adalah penyebab kericuhan antar suporter di Indonesia. Ingat kata Patrick Star!

"Pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat." - Patrick Star

Yah, Patrick merupakan tokoh fiksi di kartun SpongeBob SquarePants. Patrick saja yang tolol dan konyol tahu kalau terlalu fanatik dalam memuja sesuatu itu tidak baik masa sobat yang pintar tidak tahu. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bahkan makan sekalipun yang merupakan kebutuhan utama manusia kalau berlebihan itu akan berdampak buruk apalagi ini mendukung tim sepak bola kesayangan.

Apa susahnya mendukung tim sepak bola sewajarnya saja? Tak perlu sampai berujung tawuran dan memakan korban. Memang sih di Indonesia klub sepak bola sudah seperti menjadi simbol kehormatan daerah, contohnya Persib yang sudah menjadi seperti harga diri warga Jawa Barat.

Permusuhan abadi antara Bobotoh (sebutan suporter Persib) dan Jakmania (sebutan suporter Persija) adalah perseteruan antara suporter sepak bola paling populer di Indonesia, sudah banyak korban berjatuhan karena permusuhan tak berarti ini. Sepertinya sampai kapanpun permusuhan ini tetap akan berlanjut bagaimanpun cara PSSI mendamaikan kedua belah pihak.

FANATIK BOLEH, TOLOL JANGAN!!!

foto-tawuran.jpg

Di awal lagu "Tell Me Why" ini EdanE seperti bertanya pada orang-orang kenapa keadaan negeri ini sangat kacau? Lirik di bagian verse 2 menurut saya paling mantap, menyindir orang-orang di negeri kita yang lucunya sangat menyukai lagu bertemakan percintaan tapi masih saja terpancing emosi dan membuat onar disana-sini. Seakan mereka tidak tahu apa arti dari kata cinta dan lagu-lagu cinta tersebut seperti tak ada maknanya.

Saya melihat lagu ini sebagai lagu untuk menyadarkan orang-orang yang selalu beranggapan kalau perkelahian dan keributan adalah jalan terakhir untuk menyelesaikan masalah.

"Oke, kita selesain aja sekarang!"

"Udah sekarang loe berantem aja sama gue!"

"Sini loe anj*ng, kita selesaikan secara jantan!"

Pernah dengar kalimat-kalimat di atas? Biasanya orang-orang mengeluarkan kalimat semacam itu ketika hendak menyelesaikan masalah dengan cara berkelahi. Lalu apa masalahnya selesai? Tentu saja tidak, bahkan mingkin semakin parah saja.

Saya kurang suka sama orang yang menganggap otot adalah cara terakhir menyelesaikan masalah. Jangan pernah malu untuk mengendalikan emosi sekalipun sobat nantinya disebut pengecut, melawanlah ketika mereka yang memulai. Ingat, kualitas seorang manusia tidak ditentukan lewat kekuatannya tapi bagaimana cara ia menjalani hidupnya.

Sayangnya sekarang ada sinetron yang disetiap episodenya selalu saja ada adegan tawuran dan perkelahian. Sinetron ini seperti mengajarkan kita kalau perkelahian adalah jurus terakhir menyelesaikan sebuah masalah ditambah bumbu percintaan di sinetron ini terlalu berlebihan untuk anak dibawah umur. Meskipun tidak menjurus ke adegan sex tapi dengan adegan percintaan yang terlalu mendramatisir seperti memberikan sugesti untuk mementingkan percintaan dibanding segalanya kepada anak kecil. Tak perlu disebutkan pasti sobat juga tahu sinetron mana yang saya maksud. Oke, saya tidak akan melanjutkan membahas yang satu ini karena postingan ini bukan tempat yang cocok.

Njir, maaf malah ngelantur kemana aja nih postingan...

Intinya lagu "Tell Me Why" ini menceritakan tentang keadaan Indonesia yang sudah mulai tidak ramah dengan orang-orangnya yang mudah terbakar emosi hingga keributan terjadi dimana-mana. Semoga setelah mendengar lagu ini sobat bisa lebih bisa mengontrol emosi, jika sobat belum bisa membuat Indonesia menjadi lebih damai setidaknya jangan ikut-ikutan membuat negeri ini manjadi semakin mencekam.

Tags: Makna Dan Arti Lagu Tell Me Why Dari EdanE, Fakta Unik, Informasi Lengkap, Kabar Terbaru Terupdate Terkini, Lagu Terbaik, Daftar Lengkap Semua Lagu EdanE, Biografi, Biodata EdanE
loading...

4 Responses to "#SBL: "Tell Me Why", Lagu EdanE Tentang Indonesia Yang Tidak Lagi Tentram Dan Ramah"

loading...

FANSPAGE FACEBOOK