#MBF: Diary of a Wimpy Kid (2010), Kisah Kocak Seorang Bocah SMP Yang Mengejar Popularitas Di Sekolah

loading...
#MBF (Minggu Bahas Film): Diary of a Wimpy Kid (2010), Kisah Kocak Seorang Bocah SMP Yang Mengejar Popularitas Di Sekolah - Minggu... Saatnya ngomongin film lagi...

Kali ini kita akan membahas sebuah film komedi yang sangat menghibur bertemakan kehidupan di sekolah. Film tersebut adalah film lama yaitu Diary of a Wimpy Kid (2010) yang dirilis pada tahun 2010.

diary-of-a-wimpy-kid-2010.jpg
Judul : Diary of a Wimpy Kid
Sutradara : Thor Freudenthal
Produser : Nina Jacobson, Brad Simpson
Penulis Naskah : Jackie Filgo, Jeff Filgo, Jeff Judah, Gabe Sachs
Studio : 20th Century Fox
Rilis : 19 Maret 2010
Negara : USA, UK
Genre : Comedy | Family
Rating : PG
Rating IMDb : 6,2
Pemain : Zachary Gordon, Robert Capron, Devon Bostick, Steve Zahn, Rachael Harris, Karan Brar, Grayson Russell, Laine MacNeil

Sinopsis, Greg Heffley (Zachary Gordon) akan menjalani tahun pertamanya di SMP dengan rasa was-was karena takut menjadi loser. Ia punya satu teman sejati sejak kecil bernama Rowley Jefferson (Robert Capron) yang memiliki sifat kekanak-kanakan. Ambisi Greg untuk menjadi populer di sekolahnya justru menghadapkannya pada beberapa masalah termasuk retaknya hubungan persahabatan Greg dan Rowley.

Seri pertama dari Diary of a Wimpy Kid Series ini lebih menekankan hubungan Greg dan Rowley. setiap seri Diary of a Wimpy Kid Series mengekspos hubungan Greg dengan karakter-karakter lainnya seperti dengan kakaknya Rodrick Heffley di Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules (2011), dengan ayahnya Frank Heffley di Diary of a Wimpy Kid: Dog Days (2012) dan dengan ibunya Susan Heffley di Diary of a Wimpy Kid: The Long Haul (2017).

Untuk yang terbaru yaitu Diary of a Wimpy Kid: The Long Haul (2017) saya sedikit kecewa karena Greg tidak lagi diperankan oleh Zachary Gordon. Sebenarnya seri ke-4 dari Diary of a Wimpy Kid Series tersebut tidak bisa dibilang mengecewakan tapi saya agak aneh melihat karakter Greg, seorang karakter yang sudah menempel di seorang artis memang sulit diterima ketika diperankan oleh artis lain. Seperti halnya Hugh Jackman sebagai Wolverine dan Sylvester Stallone sebagai Rambo. Apalagi di Diary of a Wimpy Kid: The Long Haul (2017) hampir semua karakternya tampil dengan wajah-wajah baru. Tapi, mau digimanakan lagi artis-artis cilik yang tampil di 3 film awal Diary of a Wimpy Kid sekarang sudah bukan bocah lagi. Justru akan lebih aneh jika mereka dipaksakan tampil di film ke-4 nya.

Kembali ke Diary of a Wimpy Kid (2010)...

Film ini merupakan adaptasi novel karya Jeff Kinney yang juga berjudul sama. Novel tersebut dirilis pada tahun 2007 dan menjadi seri pertama dari rangkaian seri novel Diary of a Wimpy Kid yang masih terus di produksi sampai sekarang.

Saya selalu suka film-film yang mengangkat tema masa-masa sekolah tapi tidak berkutat tentang percintaan dan Diary of a Wimpy Kid (2010) menyuguhkan konsep tersebut.

Di awal kita diperlihatkan aksi jail Rodrick Heffley (Devon Bostick) terhadap Greg. Rodrick merubah jam weker Greg dan membangunkannya sembari mengatakan kalau Greg sudah terlambat pergi kesekolah di hari pertamanya. Mendengar hal tersebut Greg langsung mempersiapkan diri pergi ke sekolah dengan tergesa-gesa hingga membuat keributan. Ternyata itu baru jam 4 pagi dan sekolah baru dimulai minggu depan, benar-benar aksi jahil yang gila dan kocak dari Rodrick. Bagian pembuka tersebut berhasil membuat saya tertawa.

Diary of a Wimpy Kid jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia maka artinya "Diary Seorang Anak Yang Lemah", Wimpy disini bisa diartikan lemah atau pangecut. Greg yang merupakan karakter utama di film ini adalah anak yang lemah dan pengecut dengan postur tubuh yang kecil. Sebelum masuk ke SMP di hari pertamanya Greg menerima saran dari kakaknya Rodrick bagaimana untuk tidak menjadi loser di sekolah tapi justru saran tersebut membuat Greg terlalu paranoid dan hati-hati untuk menjalani hari-harinya di sekolah.

fregley-greg-dan-rowley.jpg
Fregley, Greg dan Rowley saat makan di kantin dan tidak kebagian tempat duduk

Sayangnya keinginan Greg untuk menjadi orang populer di sekolahnya terhambat karena beberapa faktor termasuk sahabat sejatinya Rowley yang terkesan memiliki sifat kekanak-kanakan yang dianggap Greg bisa mempengaruhi jalannya menuju kepopuleran. Dalam upayanya untuk menjadi siswa populer Greg mengikuti ekskul tinju, menjadi petugas pengaman sekolah sampai ikut teater sekolah. Tapi, semua usahanya sia-sia dan malah membuat Greg terlihat konyol.

greg-akan-ikut-teater.jpg
Greg ikut teater dan berperan sebagai pohon

greg-saat-ekskul-tinju.jpg
Greg saat ikut ekskul tinju bersama Rowley

Konflik utama disini adalah antara Greg dan Rowley. Dari awal Greg sudah tidak menerima apa adanya teman karibnya tersebut. Greg selalu berusaha merubah sifat kekanak-kanakan Rowley dengan cara yang Greg anggap benar padahal itu tak ada gunanya. Permasalahan sebenarnya muncul ketika Greg tak sengaja memfitnah Rowley saat bertugas menjadi petugas pengaman sekolah. Setelah kejadian itu semuanya berubah, Greg dan Rowley tak lagi berteman dan terkesan bersaing.

Diary of a Wimpy Kid (2010) adalah sebuah film keluarga yang fun tentu ending yang bahagia lah yang akan hadir. Jadi, sudah bisa ditebak kalau Greg dan Rowley akan kembali menjadi teman. Tapi, saya penasaran mau dibawa kemana lagi cerita film ini setelah konflik tersebut.

Greg dan Rowley akhirnya baikan dengan pengorbanan dari Greg. Cerita unik dan aneh tentang sebuah keju di lapangan menjadi perantara kembalinya persahabatan mereka. Saya dari awal sudah mengira kalau keju aneh di lapangan tersebut akan berperan penting dalam cerita Diary of a Wimpy Kid (2010) ini karena saat legenda tentang keju tersebut diceritakan oleh Chirag Gupta (Karan Brar) penggambarannya sangat jelas seolah-oleh sang sutradara ingin bagian ini diperhatikan oleh penonton.

Dari segi cerita film ini sudah sangat memuaskan. Saat konflik membesar antara Greg dan Rowley, Thor Freudenthal selaku sutradara tetap mampu mempertahankan nuansa lucu yang dibawa sejak awal film. Banyak film komedi yang setelah memasuki bagian konflik malah seperti film drama dengan kelebayannya tapi Diary of a Wimpy Kid (2010) tidak begitu.

Film ini memiliki karakter-karakter yang natural. Greg contohnya, ia memang karakter utama tapi ia memiliki sifat jauh dari kata baik untuk dijadikan panutan. Ia tergila-gila dengan popularitas bahkan mungkin jika ia berhasil meraih popularitas seperti yang dibayangkannya bisa saja ia melupakan Rowley. Semua karakter di Diary of a Wimpy Kid (2010) dibuat dengan pertimbangan yang tak asal-asalan. Karakter-karakter pendukung seperti Chirag Gupta, Patty Farrell (Laine MacNeil) dan Fregley (Grayson Russell) punya fungsinya masing-masing di keseluruhan cerita Diary of a Wimpy Kid (2010).

Jangan lupakan juga Heffley Family yang kocak. Disamping permasalahan Greg dan Rowley, konflik kocak di keluarga Heffley menjadi salah satu faktor yang membuat kekocakan film ini mampu bertahan dari awal sampai akhir. Entah mengapa saya sangat menyukai keluarga yang satu ini, rasanya seru juga punya keluarga yang semua anggotanya konyol dan humoris.

Dari cerita dan karakter film ini sudah sangat memuaskan apalagi adanya scene animasi pensil di buku diary membuat film ini semakin berwarna dan tak monoton. Para pemerannya juga menjadi penentu kualitas film ini, terutama para artis yang memerankan karakter anak-anaknya seperti Zachary Gordon, Robert Capron, Karan Brar, Grayson Russell dan Laine MacNeil.

Pemeran terbaik di film ini menurut saya adalah Robert Capron sebagai Rowley Jefferson. Robert mampu memerankan karakter Rowley yang polos dengan sangat baik. Namun, ia juga berhasil memerankan Rowley yang serius ketika bersaing dengan Greg. Karakter inilah yang membuat perjuangan Greg untuk meraih kepopuleran begitu kocak dan menghibur untuk di ikuti. Jika Robert gagal memerankan Rowley maka akan merusak fokus utama film ini.

Scene terbaik di film ini tentu saja saat Greg secara mengejutkan rela berkorban demi Rowley. Setelah sepanjang film kita diperlihatkan bagaimana egoisnya Greg, hal yang tidak biasa pun terjadi, Greg rela mengorbankan cita-citanya untuk menjadi siswa populer demi Rowley. Selain itu, ada satu scene lagi yang menarik perhatian saya yaitu saat Greg menyanyikan lagu "Total Eclipse of the Heart" ketika mengikuti seleksi teater sekolah.


Film ini mengajarkan kita tentang bagaimana pentingnya persahabatan. Tak ada manusia yang sempurna di dunia ini jadi jangan pernah mengharapkan sahabat yang sempurna pula, karena jika sahabat kita sudah pergi barulah terasa kalau sahabat kita tersebut sangat berarti di kehidupan kita. Pesan lain yang saya tangkap dari film ini adalah kita harus bersyukur atas apa yang kita punya dan jangan pernah tergila-gila dengan popularitas.

Diary of a Wimpy Kid (2010) sangat direkomendasikan untuk sobat yang suka film-film komedi bertemakan persahabatan di masa-masa sekolah. Cocok ditonton bersama keluarga atau sahabat. Film ini juga cocok untuk sobat yang baru akan masuk sekolah SMP atau SMA.

Overall, Meskipun mendapatkan rating 6,2/10 dari IMDb dan 53% dari Rotten Tomatoes tapi Diary of a Wimpy Kid (2010) bukanlah film gagal. Film ini berhasil menyuguhkan komedi dari sudut pandang dan pemikiran seorang karakter Greg tentang masa-masa SMP. Akting, cerita dan pesan film ini sangat berkualitas.

Rate from RegenciPedia: 7,5/10

Sumber referensi: imdb.com, wikipedia.org
Sumber gambar: imdb.com

Tags: Review & Ulasan Diary of a Wimpy Kid (2010), Informasi Lengkap, Daftar Pemain Kru, Fakta Unik, Movie Drama Korea, #MBF
loading...

6 Responses to "#MBF: Diary of a Wimpy Kid (2010), Kisah Kocak Seorang Bocah SMP Yang Mengejar Popularitas Di Sekolah"

loading...

FANSPAGE FACEBOOK