Film-Film Bertemakan Tentang Zombie Terbaik Sepanjang Masa (Part 1)

loading...
zombie-wallpaper.jpg

Zombie (Zombi) adalah istilah untuk mayat hidup yang suka memakan daging manusia. Istilah zombie semakin populer di dunia ketika beberapa film bertemakan zombie dirilis. Film Night of the Living Dead karya George A. Romero bisa dibilang pelopor film bertemakan zombie yang membuat istilah zombie itu sendiri semakin dikenal oleh banyak orang. Zombie adalah sebuah misteri dan masih menjadi tanda tanya sampai saat ini.

Di dalam film, zombie digambarkan sebagai mayat yang hidup kembali dan menjadi lapar akan daging manusia, dalam beberapa film otak adalah santapan favorit para zombie. Pada umumnya para zombie dalam film digambarkan tidak bisa mati kecuali ditembak atau diserang di bagian kepalanya, berjalan terseok-seok, bisa membuat orang lain menjadi zombie juga dengan cara menggigitnya dan hanya bisa menggeram tidak bisa berbicara. Namun, tidak semua film menggambarkan zombie seperti itu. Setiap film punya zombie versi mereka masing-masing.

Film bertemakan zombie sekarang ini cukup laris dan diminati para penonton. Apalagi untuk orang-orang yang suka dengan ketegangan dan kengerian. Tak aneh setiap tahun ada saja film bertemakan tentang zombie yang dirilis.

Saya sendiri sangat menyukai film-film zombie apalagi di era modern saat ini teknologi sudah canggih termasuk dalam perfilman. Setiap film mampu memvisualisasikan zombie dengan sempurna. Selain itu, film zombie sekarang kerap diselipkan romance, comedy dan drama yang membuat film zombie sekarang lebih berwarna.

Untuk sobat yang memiliki hemophobia (rasa takut terhadap darah) maka disarankan untuk tidak menonton film-film bertemakan zombie karena sudah pasti adegan penuh darah akan sering muncul bahkan menjadi sajian utama. Film-film zombie memang terkenal dengan adegan gorenya yang banyak memperlihatkan darah dan bagian tubuh yang terpisah.

Kali ini saya akan membuat daftar film bertemakan tentang zombie terbaik sepanjang masa. Sekali lagi untuk sobat yang tidak kuat melihat adegan-adegan sadis untuk tidak menonton film-film yang ada dalam daftar ini. Oh iya, daftar ini akan panjang jadi saya bagi menjadi beberapa bagian (part).

Berikut Daftar Film-Film Bertemakan Tentang Zombie Terbaik Sepanjang Masa versi RegenciPedia:

Resident Evil (2002)
resident-evil.jpg
Saya yakin kebanyakan orang jika disuruh menyebutkan film bertemakan zombie maka Resident Evil lah yang akan pertama kali disebut. Film ini berhasil mendapatkan popularitas sebagai film zombie karena film ini adalah sebuah film adaptasi dari game yang juga bertemakan zombie (juga berjudul Resident Evil). Gamenya laku dipasaran hingga membuat filmnya juga ikut-ikutan laris.

Diceritakan sebuah Virus-T yang menyebar di sebuah tempat penelitian bawah tanah milik Umbrella Corporation, The Hive. Virus tersebut bisa membuat orang menjadi zombie dan orang yang sudah menjadi zombie bisa menularkan virus tersebut dengan hanya sebuah gigitan. Film yang disutradarai Paul W. S. Anderson ini berfokus pada kisah karakter wanita bernama Alice. Alice yang awalnya amnesia terseret pada kekacauan di The Hive hingga membuatnya harus ikut bertempur melawan zombie untuk bertahan hidup.

Di awal kita memang di buat pusing dengan apa yang sebenarnya terjadi tapi memasuki pertengahan film cerita semakin masuk akal dan kita akan mulai mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

Game Resident Evil pertama yang saya mainkan adalah Resident Evil 4 (PS2) dimana karakter utamanya adalah Leon bukan Alice. Karena itulah saya sempat kecewa dengan film ini. Sebenarnya wajar saja film ini mengambil Alice sebagai tokoh utama karena film ini mengadaptasi game Resident Evil 1 & 2 bukan Resident Evil 4.

Karena ini adalah film pertama dari Resident Evil Series, pertempuran melawan zombienya belum terlalu menggelegar dan hanya berkutat di sebuah ruang bawah tanah. Film yang dibintangi Milla Jovovich, Michelle Rodriguez dan Eric Mabius ini menjadi pembuka jalan cerita untuk film-film Resident Evil selanjutnya.

Resident Evil: Apocalypse (2004)
resident-evil-apocalypse.jpg
Paul W. S. Anderson yang menyutradarai film Resident Evil sebelumnya hanya menjadi penulis naskah di film Resident Evil: Apocalypse ini karena ia lebih memilih fokus pada film Alien vs. Predator (2004). Alhasil kursi sutradara diserahkan pada Alexander Witt.

Resident Evil: Apocalypse melanjutkan cerita di film sebelumnya. Virus-T sekarang sudah menyebar di Raccoon City dan mengubah warganya menjadi zombie. Alice yang di akhir film sebelumnya ditangkap olah para ilmuwan Umbrella Corporation terbangun disebuah tempat yang sepertinya fasilitas penilitian milik Umbrella Corporation. Alice pun bekerja sama dengan beberapa orang yang selamat di Raccoon City salah satunya Jill Valentine untuk bisa keluar dari kota yang sudah dikarantina oleh tentara Umbrella Corporation.

Resident Evil: Apocalypse lebih condong ke genre action ketimbang horror karena film ini tidak menyeramkan sama sekali. Adegan action di film ini memang keren apalagi saat Alice menghadapi para monster Licker di gereja. Salah satu monster yang berhasil mencuri perhatian di film yang dirilis pada 10 September 2004 ini adalah Nemesis yang tidak lain dan tidak bukan adalah teman Alice yang juga ditangkap oleh ilmuwan Umbrella Corporation di akhir film Resident Evil sebelumnya.

Resident Evil: Extinction (2007)
resident-evil-extinction.jpg
Virus-T yang diperkirakan musnah dalam pengeboman Raccoon City ternyata masih ada dan sekarang seluruh dunia sudah mulai terjangkit virus mematikan ini. Bukan hanya menjangkiti manusia tapi virus yang diceritakan diciptakan oleh Dr. Charles Ashford di film Resident Evil: Apocalypse (2004) ini juga menjangkiti hewan seperti anjing dan burung gagak. Tak hanya itu virus ini juga membuat tumbuhan mati dan sungai mengering.

Bumi sudah benar-benar kacau tetapi Alice ternyata masih selamat bahkan ia berpetualang sendirian tanpa ditemani siapapun. Ia mampu selamat karena memiliki kekuatan dari Virus-T yang ada pada tubuhnya. Di akhir film Resident Evil yang pertama saat Alice ditangkap oleh ilmuwan Umbrella Corporation, Virus-T dimasukan kedalam tubuhnya tapi ia tidak berubah jadi zombie malahan ia memiliki kekuatan yang luar biasa karena virus tersebut.

Alice pun akhirnya bertemu dengan sekelompok orang yang masih selamat dan akhirnya Alice ikut bersama kelompok tersebut. Yang saya suka dari film ini adalah penggambaran dunia yang sudah seperti tak ada kehidupannya dan zombie yang mencapai ribuan.

Film Resident Evil: Extinction dirilis pada 21 September 2007 dan disutradarai oleh Russell Mulcahy. Sementara untuk para pemainnya di isi oleh Milla Jovovich, Oded Fehr, Ali Larter, Iain Glen, Ashanti, Mike Epps, Christopher Egan, Spencer Locke dan Jason O'Mara.

Resident Evil: Afterlife (2010)
resident-evil-afterlife.jpg
Setelah di film sebelumnya Alice menemukan kloningan dirinya yang dibuat oleh Umbrella Corporation ia pun memutuskan untuk menyerang markas Umbrella Corporation di Jepang. Bersama semua kloningannya Alice berhasil menyerang markas tersebut dan membuat salah satu pemimpin Umbrella Corporation Albert Wesker tersudut. Namun Wesker berhasil lolos dan menghancurkan semua kloningan Alice bahkan ia mampu membuat Alice yang asli kehilangan kekuatan supernya karena Virus-T dalam tubuh Alice berhasil dinetralisir.

Setelah kejadian tersebut Alice pergi kesebuah tempat di Alaska bernama Arcadia yang kabarnya terbebas dari Virus-T. Namun sesampainya disana ia tidak menemukan siapa-siapa kecuali sahabatnya dari film sebelumnya yang amnesia. Mereka berdua akhirnya berangkat ke Los Angeles dan menemukan sekelompok orang yang masih selamat yang dipimpin oleh Luther West. Dengan kelompok tersebut Alice mencoba mencari cara agar tetap bisa bertahan hidup di dunia yang sudah dipenuhi zombie.

Setelah di dua seri Resident Evil sebelumnya Paul W. S. Anderson hanya menjadi penulis naskah, di seri keempatnya ini Anderson kembali duduk di kursi sutradara. Film ini adalah seri Resident Evil pertama yang dibuat versi 3D.

Film yang dirilis pada 10 September 2010 ini banyak orang menilai tidak menunjukan perkembangan cerita yang signifikan. Saya sendiri setuju dengan hal tersebut karena film ini lebih mengunggulkan adegan actionnya ketimbang sisi ceritanya. Resident Evil: Afterlife juga menampilkan zombie-zombie yang sudah bermutasi dan tentunya lebih ganas.

Resident Evil: Afterlife kembali dibintangi aktris yang ada di film sebelumnya yaitu Milla Jovovich dan Ali Larter serta pemain-pemain baru seperti Kim Coates, Sergio Peris-Mench, Spencer Locke, Boris Kodjoe dan Wentworth Miller.

Resident Evil: Retribution (2012)
resident-evil-retribution.jpg
Alice terbangun di sebuah fasilitas Umbrella Corporation yang berada di bawah es yang membeku. Ia tak mendapati siapa-siapa disana kecuali super komputer Red Queen yang mengendalikan tempat tersebut. Ternyata tempat tersebut adalah fasilitas untuk menguji coba Virus-T. Dalam usahanya untuk melarikan diri dari tempat tersebut ia bertemu dengan Ada Wong yang kemudian menjadi partner Alice.

Dalam film ini bermunculan karakter-karakter lama maupun baru yang membuat film ini lebih seru. Ada yang menjadi kawan dan ada yang menjadi lawan.

Film ini masih disutradarai oleh Paul W. S. Anderson yang juga menjadi penulis naskahnya seperti di seri sebelumnya. Resident Evil: Retribution dibintangi oleh Milla Jovovich, Michelle Rodriguez, Kevin Durand, Sienna Guillory, Shawn Roberts, Aryana Engineer, Oded Fehr, Colin Salmon, Johann Urb, Boris Kodjoe & Li Bingbing.

Resident Evil: The Final Chapter (2016)
resident-evil-the-final-chapter.jpg
Dengan menggunakan embel-embel The Final Chapter di judulnya membuat saya sangat excited untuk menontonnya. Tapi, baru diawal film saya sudah geleng-geleng kepala karena di akhir film Resident Evil: Retribution (2012) terlihat Alice dan teman-temannya termasuk Albert Wesker yang menjadi sekutu Alice sedang berdiri di atas dinding besar yang katanya pertahanan terakhir umat manusia tapi koq di awal film Resident Evil: The Final Chapter terlihat Alice hanya sendirian menghadapi para monster. Kemana yang lain?

Ternyata Albert Wesker menghianati mereka. Alice pun harus berjuang sendirian untuk bertahan hidup sekaligus mencari cara untuk menghancurkan Virus-T. Ternyata anti-virus untuk Virus-T ada di Raccoon City, tempat semuanya berawal. Alice pun harus pergi kesana dan menemukan anti-virus tersebut. Akankah Alice berhasil mendapatkan anti-virus tersebut dan menghentikan penyebaran Virus-T?

Banyak hal terkuak di film keenam Resident Evil ini dari mulai apa tujuan awal Umbrella Corporation menciptakan Virus-T dan siapa Alice sebenarnya. Saya yakin sobat akan benar-bemar terkejut ketika mengetahui siapa Alice sebenarnya. Twist ending yang sempurna!

World War Z (2013)
world-war-z.jpg
Gerry Lane adalah mantan karyawan PBB yang sedang menjalani kehidupan bahagia bersama keluarganya sampai suatu ketika wabah yang bisa membuat orang-orang menjadi zombie menyerang hampir seluruh dunia. Ia pun terpaksa meninggalkan keluarganya dan harus berkeliling dunia untuk menemukan cara menghentikan penyebaran virus mematikan tersebut.

Jika Resident Evil Series di adaptasi dari game berbeda dengan World War Z yang di adaptasi dari novel berjudul sama karya Max Brooks yang dirilis pada tahun 2006. Ini adalah film bertemakan zombie terbaik dan paling saya rekomendasikan untuk sobat tonton. Dari segi cerita, visualisasi zombie sampai akting para pemainnya benar-benar bagus. Jelas saja aktor sekelas Brad Pitt lah yang menjadi pemeran utamanya.

Scene yang paling saya suka dari film ini adalah ketika para zombie ingin menaiki tembok raksasa yang dibuat pemerintah Israel. Film yang di sutradarai oleh Marc Forster ini sepertinya akan memiliki sekuelnya jika dilihat dari akhir film ini yang masih menggantung apalagi di akhir film Gerry Lane berucap "Ini belum berakhir, mendekati pun tidak".

Train to Busan (2016)
train-to-busan.jpg
Yang kita tahu Korea selalu identik dengan film dramanya yang membuat orang-orang baper. Tapi tak melulu film drama, Korea Selatan punya satu film zombie yang sangat direkomendasikan bahkan situs Rotten Tomatoes memberi nilai 95% untuk film ini. Yah, film tersebut adalah Train to Busan yang dirilis pada 20 Juli 2016.

Train to Busan bercerita tentang seseorang bernama Seok-woo yang merupakan seorang manager dari sebuah perusahaan, ia diceritakan sudah bercerai dengan istrinya. Seok-woo berniat memenuhi keinginan putrinya yaitu Soo-an yang ingin bertemu dengan ibunya yang berada di Busan sebagai kado ulang tahun Soo-an. Mereka berdua pun menaiki kereta jurusan Seoul-Busan. Namun, di tengah perjalanan wabah virus zombie menyerang kota Seoul. Ternyata di kereta yang ditumpangi Seok-woo dan putrinya juga ada yang terinfeksi virus tersebut dan menularkannya ke penumpang lain.

Ini adalah satu-satunya film zombie yang bisa membuat saya meneteskan air mata. Terserah saya mau di bilang lebay atau apapun pokoknya scene perpisahan Seok-woo dan putrinya benar-benar mengharukan. Korea memang pantas disebuat negerinya film drama. Film zombie yang notabene bergenre horror saja mampu disulap menjadi penuh drama dan emosional. Saya yakin minimal sobat akan merasa simpati saat menyaksikan satu persatu karakter tewas di film ini.

Film yang di Korea Selatan berjudul Busanhaeng ini disutradarai oleh Yeon Sang-ho sementara untuk naskah skenarionya ditulis oleh Park Joo-suk. Untuk daftar pemainnya di isi oleh Gong Yoo, Ma Dong-seok, Jung Yu-mi, Kim Su-an, Kim Eui-sung, Choi Woo-shik dan Ahn So-hee.

Shaun of the Dead (2004)
shaun-of-the-dead.jpg
Setelah kita membahas Resident Evil Series, World War Z (2013) dan Train to Busan (2016) yang merupakan film-film zombie menegangkan dan mengerikan sekarang kita bergeser sedikit ke film zombie yang dipenuhi unsur komedi. Shaun of the Dead adalah film yang saya maksud.

Film ini sendiri bercerita tentang seorang pemuda bernama Shaun yang memiliki hidup yang monoton dan membosankan. Sang pacar yang bernama Liz pun mulai jengah dengan hal tersebut hingga akhirnya mereka putus. Disaat kehidupan Shaun mulai kacau, lingkungan di sekitarnya pun ikut kacau karena serangan zombie. Shaun dan beberapa orang lainnya pun berusaha menyelamatkan diri dari serangan tersebut.

Dari pada menyeramkan film zombie yang satu ini malah membuat kita tertawa dengan aksi-aksi Shaun dan yang lainnya dalam menyelamatkan diri dari para zombie. Beberapa adegan lucu di film ini antara lain saat Shaun dan sahabatnya Ed membuat rencana untuk menyelamatkan ibu Shaun yaitu Barbara, Liz dan teman-temannya yang lain. Ada juga adegan lucu saat mereka harus berpura-pura menjadi zombie untuk lolos dari para zombie. Tokoh paling konyol, lucu dan menyebalkan di film ini menurut saya adalah Ed.

Tapi jika kamu berfikir kalau film ini akan terus menampilkan kelucuan maka kamu salah. Saya pun terkejut ternyata film ini tetap menampilkan adegan gore penuh darah di antara adegan-adegan lucunya.

Pride and Prejudice and Zombie (2016)
pride-and-prejudice-zombie.jpg
Pride and Prejudice and Zombies adalah film tentang zombie yang di adaptasi dari novel karya Jane Austen & Seth Grahame-Smith yang berjudul sama. Film ini menceritakan kisah cinta seorang pembasmi zombie Mr. Darcy dan Elizabeth Bennet, film zombie yang satu ini memang dibumbui dengan romance. Kisah cinta di film ini agak mirip dengan kisah cinta yang sering diangkat di FTV tanah air, awalnya cuek tapi akhirnya jadian.

Film yang dirilis pada 5 Februari 2016 ini diarahkan oleh Burr Steers yang juga menjadi penulis naskah skenarionya. Sementara untuk pemainnya, film yang didistribusikan oleh Lionsgate dan Screen Gems ini dibintangi oleh Lily James, Sam Riley, Jack Huston, Bella Heathcote, Douglas Booth, Matt Smith, Charles Dance dan Lena Headey.

Zombieland (2009)
zombieland.jpg
Zombieland mirip dengan Shaun of the Dead (2004), sama-sama mengusung genre horror-comedy. Beberapa adegan lucu dan konyol kerap tersaji di film ini.

Seorang pemuda bernama Columbus mencoba melarikan diri dari sebuah kota yang sudah dipenuhi zombie. Dalam usahanya melarikan diri ia bertemu dengan seseorang yang cukup mahir menggunakan senjata bernama Tallahase. Selain bertemu Tallahase, Columbus juga bertemu dengan Wichita dan Little Rock.

Kejadian kocak banyak terjadi sepanjang petualangan mereka berempat tapi tetap saja ini merupakan film zombie yang penuh darah. Zombieland dirilis pada tanggal 2 Oktober 2009 dan disutradarai oleh Ruben Fleischer sementara para pemainnya di isi Woody Harrelson, Jesse Eisenberg, Emma Stone dan Abigail Breslin.

The Girl with All the Gifts (2016)
the-girl-with-all-the-gifts.jpg
Dunia sudah hancur karena virus zombie yang berasal dari sebuah jamur bernama ophiocordyceps unilateralis. Namun, ternyata ada species zombie lain di film ini yang masih terlihat seperti manusia namun kenyataannya mereka adalah setengah zombie. Salah satunya adalah seorang anak gadis bernama Melanie, ia terlihat seperti anak gadis biasanya namun ketika terlalu dekat dengan manusia atau mencium bau daging manusia ia akan berubah menjadi agresif.

Film yang diadaptasi dari novel karya M.R. Carey ini memiliki kekuatan dari segi cerita. Benar-benar seru dan tidak membosankan plus endingnya yang cukup epik. Deskripsi singkat saya diatas tidak cukup untuk menggambarkan bagaimana bagus dan serunya cerita di film ini, sobat harus menontonnya sendiri.

Film yang dirilis pada tanggal 9 September 2016 ini disutradarai oleh Colm McCarthy serta dibintangi Gemma Arterton, Paddy Considine, Glenn Close dan Sennia Nanua.

Warm Bodies (2013)
warm-bodies.jpg
Warm Bodies adalah film bertemakan zombie yang cukup unik yaitu menceritakan kisah cinta seorang zombie dan manusia normal. Jika kita berbicara tentang film yang menceritakan kisah cinta manusia dan makhluk lain maka umumnya kebanyakan orang langsung teringat film Twilight Series. Meskipun tidak sepopuler Twilight Series namun film arahan sutradara Jonathan Levine ini tak bisa dipandang sebelah mata.

Warm Bodies menceritakan tentang seorang zombie remaja bernama R yang jatuh cinta kepada seorang wanita normal bernama Julie karena R memakan otak pacarnya. Dalam film ini diceritakan setiap zombie yang memakan otak korbannya maka zombie tersebut akan memiliki memori dari si korban. Karena rasa cintanya, R tidak memakan Julie justru melindunginya dari zombie lain. Masalahnya adalah ayah Julie adalah seorang pemimpin kelompok manusia yang sangat membenci para zombie dan menganggap zombie tak lebih dari monster.

Selain unsur romance film ini juga memasukan unsur comedy didalamnya meskipun romance tetap jadi sajian utama. Film ini menunjukan pada kita bagaimana besarnya The Power of Love, cinta di film ini menjadi obat untuk para zombie agar bisa menjadi manusia normal kembali. Momen di saat para zombie melihat sebuah gambar orang berpegangan tangan lalu tiba-tiba jantung mereka mulai berdetak kembali menurut saya sangat epik. Bahkan saya berani bilang kalau film yang dirilis pada 16 Januari 2013 ini adalah salah satu film paling romantis yang pernah saya tonton.

Warm Bodies diadaptasi dari novel keluaran tahun 2010 karya Isaac Marion yang juga berjudul Warm Bodies.

Goal of the Dead (2014)
goal-of-the-dead.jpg
Para sineas memang selalu berinovasi menyajikan konsep cerita film yang fresh, kali ini sebuah film dari Perancis hadir dengan sebuah konsep baru yaitu memadukan horror dan sport. Film tersebut adalah Goal of the Dead yang disutradarai oleh Thierry Poiraud dan Benjamin Rocher.

Sam Lorit, seorang pemain Paris Olympic akan menghadapi mantan timnya yang juga sekaligus kampung halamannya, Caplongue. Ia pun mendapatkan ejekan dari suporter Caplongue karena dianggap sebagai pengkhianat. Kekacauan terjadi ketika salah satu pemain Caplongue menggunakan semacam obat doping namun malah merubahnya menjadi zombie. Sam pun sedikit beruntung karena ia keluar lebih dulu dari pertandingan hingga ia terhindar dari kekacauan. Namun, keadaan belum benar-benar aman untuk Sam karena dengan sekejap hampir semua warga Caplongue berubah menjadi zombie dan membahayakan nyawanya.

Mungkin melihat keributan antar suporter dalam sebuah pertandingan sepak bola sudah biasa apalagi di Indonesia dimana ada orang-orang yang sampai rela mati demi tim sepak bola kesayangannya. Tapi, melihat keributan akibat serangan para zombie di sebuah pertandingan sepak bola adalah hal yang unik dan menarik, asalkan masih sebatas dalam film kalau di dunia nyata serem juga sih... Ketika film zombie lain menceritakan zombie menularkan virusnya dengan gigitan, zombie di Goal of the Dead akan muntah di muka korbannya untuk menularkan virusnya dan membuat korbannya menjadi zombie juga.

Dead Rising: Watchtower (2016)
dead-rising-watchtower.jpg
Melihat kesuksesan Resident Evil Series, Sony Pictures Entertainment akhirnya memutuskan untuk mengadaptasi game yang juga bertemakan zombie yaitu Dead Rising. Meskipun kalah pamor dari Resident Evil Series tapi film Dead Rising: Watchtower berhasil menyajikan tontonan menegangkan dan mencekam.

Dead Rising: Watchtower akan menceritakan seorang reporter bernama Chase Carter yang terjebak di sebuah kota yang sedang dikarantina oleh pihak militer karena wabah zombie yang menyebar dan vaksin untuk menyembuhkan virus zombie tersebut juga gagal. Sang reporter harus berjuang bertahan hidup bersama seorang perempuan bernama Crystal sekaligus mencari jalan keluar dari kota tersebut sebelum pihak militer melakukan pengeboman. Cerita akan semakin rumit setelah terungkapnya konspirasi yang dilakukan pemerintah.

Saya belum pernah memainkan game Dead Rising manapun tapi saya pernah melihat cuplikannya di Youtube dan ternyata ciri khas game ini adalah si karakter utama melawan para zombie dengan peralatan seadanya yang dikombinasikan agar menjadi senjata yang mematikan.

Dead Rising: Endgame (2016)
dead-rising-endgame.jpg
Dead Rising: Endgame akan melanjutkan kisah seorang wartawan bernama Chase Carter yang di film Dead Rising: Watchtower berhasil selamat dari kepungan zombie di sebuah kota yang dikarantina. Kali ini ia mencari kebenaran tentang apa yang sebenarnya terjadi pada partnernya yang dinyatakan hilang di film sebelumnya. Hal tersebut mengarahkan Chase untuk membongkar sebuah konspirasi besar pihak pemerintah dan militer. Film ini berhasil menyuguhkan ketegangan yang lebih dibanding film Dead Rising sebelumnya.

Selain sama-sama diadaptasi dari game, kesamaan film arahan sutradara Pat Williams ini dengan Resident Evil Series adalah dari segi ceritanya. Selain berfokus pada konflik si tokoh utama dengan zombie ada juga pihak ketiga yang ikut memanaskan jalan cerita. Jika di Resident Evil Series ada Umbrella Corporation maka di film ini ada pemerintah dan militer yang menjadi pihak ketiganya.

Satu hal yang membuat film ini memiliki daya tarik tersendiri adalah bagaimana Chase Carter si tokoh utama menghadapi para zombie. Ia tidak menggunakan senjata seperti pistol untuk melawan para zombie melainkan alat-alat seadanya yang ada di sekitarnya. Tapi justru karena itulah film ini lebih sadis dan menegangkan.

REC (2007)
rec.jpg
Film asal Spanyol ini menceritakan tentang seorang reporter acara malam bernama Angela Vidal dan juru kameranya, Pablo. Mereka berdua meliput aksi para pemadam kebakaran dalam melaksanakan tugasnya. Sebuah panggilan datang dari sebuah apartemen, para pemadam kebakaran pun bergegas kesana bersama Vidal dan Pablo yang berniat meliput kegiatan pemadam kebakaran tersebut. Sayangnya mereka justru terjebak di apartemen tersebut dengan sebuah virus yang mematikan yang mampu membuat orang-orang menjadi zombie.

Yang unik dari film ini adalah dari pengambilan sudut pandangnya. Sobat pernah nonton film Paranormal Activity Series? Jika pernah, pasti sobat tahu bagaimana pengambilan sudut pandang dalam film ini. Film REC ini juga menggunakan sudut pandang yang hampir sama seperti di film Paranormal Activity Series yaitu dari sebuah kamera. Pengambilan sudut pandang yang seperti itu membuat film yang dirilis pada tanggal 23 November 2007 ini semakin horror dan menyeramkan. Ini adalah salah satu film zombie yang berhasil membuat saya menutup mata di beberapa scene menyeramkannya. Film zombie yang berkualitas yang sangat layak sobat tonton jika sobat pecinta film horror.

Jalan cerita di film ini juga disusun dengan sangat rapih, diawal kita akan mengira kalau film ini murni menceritakan virus namun ternyata film yang disutradarai oleh Jaume Balagueró dan Paco Plaza ini terdapat unsur supranaturalnya.

REC 2 (2009)
[rec]-2.jpg
Film REC (2007) memang sukses besar baik dari segi pendapatan ataupun ulasan para kritikus. Rotten Tomatoes memberi film tersebut rating 90% sementara dari segi pendapatan installment pertama dari REC Series tersebut mendapatkan total $32,5 juta dari biaya produksi yang hanya $2 juta. Karena itulah pihak produksi tak ragu untuk membuat sekuelnya. Apalagi jika dilihat ending REC (2007) masih menggantung.

Melanjutkan cerita dari film sebelumnya, REC 2 masih berlatar di apartemen yang sama dan kasus yang sama. Namun kali ini berfokus pada pasukan GEO (Grupo Especial de Operaciones, bisa dibilang SWAT nya Spanyol) yang masuk ke apartemen penuh zombie tersebut untuk menjalankan sebuah misi.

Di film keduanya ini kita akan disuguhkan fakta bahwa orang-orang berubah menjadi zombie bukan karena virus tapi karena perbuatan iblis. Dengan masih memakai sudut pandang seperti di film pertamanya, film ini berhasil menyuguhkan film horror berkualitas yang mencekam. Scene dimana para pasukan harus masuk ke ruang yang gelap untuk menemukan sang iblis dan hanya mengandalkan penglihatan dari seorang kameramen dengan inframerah adalah scene paling mencekam dan membuat jantung saya berdetak lebih kencang.

Kalau sobat suka dengan film REC yang pertama saya yakin sobat juga akan suka dengan film REC keduanya ini.

REC 3: Genesis (2012)
[rec]-3:-genesis.jpg
Ternyata bukan hanya virus misterius yang menyebar di gedung apartment pada akhir bagian REC 2 (2009). Di REC 3: Genesis mereka yang berhasil hidup di film sebelumnya telah meninggalkan gedung dan menyuguhkan realitas yang baru. REC 3: Genesis adalah bagian yang menyambung alur cerita dari dua film terdahulu yang akan mengungkap semua informasi tersembunyi yang ada di dua film pertama dan memberikan petunjuk untuk seri terakhir, REC 4: Apocalypse (2014).

Di seri ketiganya ini, Paco Plaza hanya sendirian mengarahkan film ini tidak dibantu Jaume Balagueró seperti di 2 film REC sebelumnya.

REC 4: Apocalypse (2014)
[rec]-4:-apocalypse.jpg
Sejujurnya memasuki seri ketiga, REC Series seperti kehilangan arah. Yang paling terasa adalah dihilangkannya sudut pandang melalui sebuah kamera atau istilah kerennya disebut found footage, itu membuat REC Series hilang keunikannya.

Film ini kembali berfokus pada karakter Angela Vidal yang diperankan Manuela Velasco. Diceritakan Angela berhasil diselamatkan dari sebuah apartemen yang menjadi awal bermulanya virus zombie di film REC yang pertama. Ia lalu di bawa kesebuah kapal yang berlayar di tengah laut untuk dijadikan eksperimen vaksin virus oleh para ilmuwan. Namun semuanya tidak berjalan lancar karena ada pihak yang melakukan sabotase dan membuat kapal tersebut di penuhi para zombie.

Film yang menjadi penutup REC Series ini disutradarai oleh Jaume Balagueró dan dirilis pada tanggal 31 Oktober 2014. Sementara para pemainnya di isi oleh Manuela Velasco, Paco Manzanedo, Hector Colome, Ismael Fritschi, Críspulo Cabezas dan Mariano Venancio.

Lanjut ke part 2. ~Coming Soon~
loading...

6 Responses to "Film-Film Bertemakan Tentang Zombie Terbaik Sepanjang Masa (Part 1)"

loading...

FANSPAGE FACEBOOK