13 Momen Paling Mengejutkan Di Game of Thrones

loading...
game-of-thrones-logo.jpg

Game of Thrones (GOT) adalah sebuah serial televisi buatan HBO yang diadaptasi dari novel berjudul A Song of Ice and Fire karya George R. R. Martin. TV Series ini pertama kali tayang pada tahun 2011 dan sekarang mulai memasuki season 8 yang akan ditayangkan pada tahun 2018 mendatang. Season 8 tersebut juga dipastikan akan menjadi season terakhir dari GOT.

GOT bukanlah TV series sembarangan, ratusan penghargaan sudah diraih oleh TV series ini. Rating GOT di IMDb mencapai 9,5/10 sementara di Rotten Tomatoes mencapai 94%. Biaya setiap episode GOT kabarnya bisa mencapai Rp.100 miliar lebih. Karena itulah GOT selalu memukau di setiap episodenya terutama dari segi visual. Banyak orang mengatakan kalau GOT adalah salah satu TV series terbaik yang pernah ada.

GOT menceritakan tentang perebutan kekuasaan di sebuah dunia fiksi yang terdiri dari benua Westeros dan Essos. Intrik politik, pengkhianatan, perang, saling menjatuhkan menjadi sajian utama di GOT. TV series ini juga mengambil langkah berani dengan tak segan-segan memasukan beberapa adegan vulgar dan sadis didalamnya.

Cerita yang sulit di tebak juga menjadi daya tarik di GOT. Banyak momen-momen tak terduga yang membuat penonton geleng-geleng kepala saking terkujutnya. Momen mana sajakah yang paling mengejutkan sepanjang cerita GOT?

Berikut 13 Momen Paling Mengejutkan Di Game of Thrones versi RegenciPedia:

(Spoiler Alert!)

1. Kematian Eddard "Ned" Stark
kematian-ned-starj.jpg
Ketika menonton GOT diawal pasti semua orang melihat kalau Ned Stark yang diperankan oleh Sean Bean adalah seorang karakter berpengaruh. Bagaimana tidak, ia adalah seorang Lord of Winterfell dan Warden of the North, semua house di utara menaruh hormat padanya.

Tapi, di GOT seperkasa apapun seseorang tidak ada jaminan untuk selamat dan bisa tampil lagi di episode berikutnya. Tak tanggung-tanggung di season pertama karakter yang memiliki karisma seperti Ned lah yang harus tewas. Ned tewas dengan cara dipenggal kepalanya sebagai hukuman karena dituding melakukan pengkhianatan terhadap kerajaan. Parahnya lagi di tempat kejadian ada dua putri Ned yaitu Sansa Stark dan Arya Stark.

Saya sempat berpikir kalau Ned akan selamat entah dengan cara apapun itu. Hal tersebut hampir terjadi ketika Ned mengakui kalau Joffrey Baratheon adalah raja yang sah dari Seven Kingdoms dan seperti perjanjian jika Ned mengakui bahwa Joffrey adalah raja yang sah maka Ned akan dibiarkan hidup dengan dikirim ke The Wall menjadi seorang Night's Watch. Tapi, kebengisan raja Joffrey mulai keluar, ia tidak memenuhi janjinya dan malah memerintahkan Ned untuk tetap dipenggal.


2. Pengkhianatan Theon Greyjoy
theon-greyjoy.jpg
Yang kita tahu Theon Greyjoy sangat setia pada house Stark jadi sangat mengejutkan ketika dia justru mengkhianati house Stark dan menyerang Winterfell.

Setelah kejadian pemenggalan Ned, semua house di utara bersatu dibawah pimpinan anak Ned yakni Robb Stark untuk berperang melawan house Lannister yang menjadi penyebab pemenggalan Ned. Dirasa membutuhkan semua kekuatan yang ada Robb yang sudah bergelar King in the North menyuruh Theon untuk pergi ke Iron Islands untuk meminta house Greyjoy ikut membela house Stark. Sesampainya di Iron Islands, Balon Greyjoy yang merupakan ayah kandung Theon malah menghasut Theon untuk merebut Winterfell selagi para house Stark dan aliansinya disibukan dengan perang. Secara mengejutkan Theon malah berpihak pada house Greyjoy dan merebut Winterfell. Ia juga tak ragu untuk membunuh beberapa orang penting di Winterfell yang sudah ia kenal sejak kecil.

Di momen itu saya jadi benar-benar membenci Theon, caranya berkhianat sangat licik dan pengecut.

3. The Red Wedding
the-red-wedding.jpg
Season 3 episode 9 terdapat sebuah momen yang pasti tak akan terlupakan oleh semua fans GOT. Setelah kehilangan dukungan dari house Karstark, Robb mencoba beraliansi dengan house Frey yang di pimpin Walder Frey.

Pernikahan antara Edmure Tully yang tak lain dan tak bukan adalah paman Robb dan Roslin Frey yang merupakan putri Walder dilaksanakan di kastil The Twins rumah house Frey. Pernikahan tersebut merupakan syarat dari Walder kepada Robb jika ingin mendapatkan dukungan dari house Frey.

Di malam pernikahan tersebut semua tampak berjalan lancar dan perang melawan house Lannister seperti akan dimenangkan pihak utara yang dipimpin Robb dengan dukungan dari house Frey. Namun, malam penuh bahagia itu menjadi malam kehancuran untuk Robb dan pasukannya. Tiba-tiba serangan datang dari mana-mana menyerang Robb dan pasukannya. Semua aliansi Robb malam itu dibantai oleh house Frey dan Robb sendiri tewas di tangan Roose Bolton yang awalnya berada di pihaknya. Yang paling mengerikan, istri Robb yaitu Talisa Maegyr yang sedang mengandung ditikam beberapa kali di perutnya. Sementara ibu Robb, Catelyn Stark juga ikut dibunuh di malam itu. Pihak utara khususnya house Stark malam itu hancur lebur. Kejadian tersebut biasa di sebut The Red Wedding.

Ternyata house Frey sudah bersekongkol dengan house Lannister untuk melakukan hal tersebut. House Bolton yang awalnya berpihak pada Robb juga ikut andil dalam pengkhianatan itu.


4. Kematian Joffrey Baratheon
kematian-joffrey-baratheon.jpg
Kematian Joffrey sangat ditunggu-tunggu oleh kebanyakan fans GOT karena karakter yang satu ini kejamnya bukan main. Apalagi setelah menjadi raja dirinya semakin semena-mena kepada orang lain. Tapi, melihatnya mati di hari pernikahannya sendiri adalah hal yang tak disangka-sangka oleh semua orang.

Di hari pernikahan Joffrey dan Margaery Tyrell dari house Tyrell, Joffrey tampak terus menerus mempermalukan pamannya sendiri yang memiliki tubuh seperti kurcaci, Tyrion Lannister. Ketika sedang asyik tertawa sembari meminum minumannya tiba-tiba Joffrey tersedak lalu tersungkur, wajahnya membiru dan akhirnya ia mati dengan mengenaskan oleh racun.

Mengejutkan dan memuaskan.


5. Kematian Oberyn Martell
kematian-oberyn-martell.jpg
Tyrion dituduh sebagai pembunuh Joffrey, ia pun meminta Trial by Combat alias persidangan melalui pertarungan. Di pihaknya ada Oberyn sementara di pihak Cersei sebagai penuntut ada Gregor Clegane a.k.a The Mountain. Sulit menebak pemenangnya di awal tapi melihat Oberyn yang selalu percaya diri dan The Mountain yang selalu tenang dengan tubuh kekarnya sepertinya pertarungan akan berjalan sengit. Oberyn berhasil mendominasi pertarungan dengan keahlian menggunakan tombaknya yang mampu mengimbangi tubuh besar The Mountain. Akhirnya The Mountain jatuh dan membuat semua orang berpikir pasti Oberyn lah yang akan memenangkan pertarungan tapi semua belum selesai. Andai saja Oberyn tidak mengoceh terlebih dahulu pasti dia yang menang tapi Oberyn memilih mengoceh tanpa memperhatikan kalau The Mountain masih punya tenaga untuk menjatuhkannya. The Mountain membuat Oberyn terjatuh dan kepala Oberyn di hancurkan dengan sadis oleh The Mountain. Sungguh akhir pertarungan yang di luar dugaan dengan kematian Oberyn apalagi dari awal kemunculannya Oberyn terlihat sangat tenang dan percaya diri seakan memberikan pertanda kalau dia akan bertahan lama di GOT tapi kenyataannya sangat berlawanan.


6. Tyrion Lannister Membunuh Tywin Lannister
tyrion-lannister.jpg
Tak ada yang menyangka kalau karakter sekuat dan sepintar Tywin Lannister akan mati di tangan anaknya sendiri, Tyrion Lannister. Tywin dikenal sangat cerdik dalam menghadapi peperangan, ia pintar memilih sekutu yang menguntungkan, ia juga bisa menghabisi musuhnya tanpa harus turun tangan seperti apa yang ia lakukan pada house Stark dan aliansinya dari utara. Selain itu ia juga berhasil memukul mundur pasukan Stannis Baratheon yang sedang melakukan penyerangan ke King's Landing. Saya sempat penasaran apakah karakter ini akan mati atau tidak? Jika mati, bagaimana caranya ia bisa mati?

Season 4 episode 10 semuanya terjawab. Tywin dibunuh oleh anaknya sendiri yakni Tyrion.

Setelah diputuskan kalau Tyrion bersalah atas kematian Joffrey maka Tyrion pun akan di eksekusi. Di malam sebelum Tyrion di eksekusi, Jaime Lannister kakak dari Tyrion membebaskannya dari penjara dan menyuruhnya pergi. Sebelum pergi entah karena alasan apa ia terlebih dulu mengunjungi kamar ayahnya. Ia terkejut disana ada Shae wanita yang ia cintai yang sepertinya sudah tidur dengan Tywin. Tyrion pun membunuh Shae lalu mengambil sebauh busur silang dan ia pun masuk ke toilet dimana disana ada Tywin. Dengan busur silang tersebut Tyrion membunuh ayahnya sendiri.

Setelah tidak ada pihak luar yang mampu membunuh Tywin ternyata seorang Lannister lah yang berhasil merenggut nyawanya. Alasan Tyrion berani membunuh ayahnya sendiri bukan hanya karena ayahnya telah tidur dengan wanita yang ia cintai tapi juga karena Tyrion selalu dipandang sebelah mata oleh ayahnya tersebut.


7. Cersei Lannister Ditangkap Oleh High Sparrow
cersei-ditangkap.jpg
Cersei sengaja mendukung dan memberi pasukan pada kelompok High Sparrow yang merupakan kelompok agama fanatik agar menangkap Margaery Tyrell yang sudah mulai menghasut anaknya Tommen Baratheon. Dengan akal liciknya rencana tersebut berhasil dengan memanfaatkan dosa Margaery tapi ia tidak sadar dengan dosanya sendiri. Karena dosanya itulah ia juga secara mengejutkan ditangkap oleh pasukan kelompok High Sparrow.


8. Kematian Jon Snow
kematian-jon-snow.jpg
Disamping pertikaian dan perebutan kekuasaan di Seven Kingdoms, GOT juga menyorot konflik di The Wall antara para Night's Watch, para Wildings dan White Walker sebagai ancaman terbesar dengan Army of the Dead-nya yang sempat di anggap hanya sebatas mitos.

Jon Snow adalah orang yang paling berpengaruh di tengah konflik tersebut. Saat terpilih sebagai Lord Commander ia membiarkan para Wildings melewati The Wall, sesuatu yang tidak pernah dilakukan sebelumnya oleh Lord Commander manapun. Ia melakukannya bukan tanpa alasan, Jon menyadari kalau musuh sebenarnya adalah White Walker bukan para Wildings. Ia berharap para Night's Watch dan para Wildings bisa bersatu untuk menghadapi Army of the Dead yang dipimpin oleh White Walker karena baik itu para Night's Watch ataupun para Wildings masih sama-sama manusia sementara Army of the Dead adalah pasukan zombie yang di pimpin monster bernama White Walker.

Tapi, beberapa anggota Night's Watch tidak terima dengan keputusan Jon yang membiarkan para Wildings melewati The Wall. Akhirnya para anggota Night's Watch yang tidak setuju melakukan pemberontakan dengan menyerang Jon hingga Jon terlihat tewas di akhir season 5. Di episode 10 season 5 Jon belum sepenuhnya dipastikan tewas karena ia hanya terlihat terbaring di atas salju dengan darah mengalir dari beberapa luka tusukan di perut. Penonton harus menunggu satu tahun untuk mendapat kepastian apakah Jon benar-benar tewas ataukah selamat dan di awal season 6 Jon dipastikan tewas.


9. Jon Snow Hidup Kembali
jon-snow-hidup-kembali.jpg
Setelah tewas oleh anggota Night's Watch, mayat Jon belum di apa-apakan. Ser Davos Seaworth meminta Lady Melisandre untuk melakukan sebuah ritual yang bisa membangkitkan orang mati. Meskipun Lady Melisandre sendiri agak ragu dan kurang percaya ritual itu akan berhasil apalagi setelah penglihatannya tentang pasukan Stannis yang bisa mengambil alih Winterfell ternyata salah, ia akhirnya tetap mencoba ritual tersebut. Secara mengejutkan Jon hidup kembali dengan semua luka tikaman di perutnya.


10. The Hound Masih Hidup
the-hound.jpg
Banyak orang mengira The Hound sudah tewas ketika dikalahkan Brienne of Tarth dan ditinggalkan begitu saja di sebuah bebatuan dengan keadaan yang sudah terluka parah. Tapi, di season 6 episode 7 ia hadir lagi dengan keadaan segar bugar dan bergabung dengan sekelompok orang pekerja. Selanjutnya ia sepertinya berpihak pada aliansi Daenerys Targaryen dan Jon Snow.

11. Kehancuran Great Sept of Bailor & Tommen Baratheon Bunuh Diri
kehancuran-great-sept-of-bailor.jpg
Akal licik dari Cersei menghasilkan sebuah momen mengejutkan yang pasti sulit di lupakan oleh fans GOT.

Cersei dijadwalkan akan menghadapi persidangan di Great Sept of Bailor, sebuah tempat suci di GOT, bisa dibilang semacam gereja. Disana juga hadir orang-orang penting seperti High Sparrow, Margaery Tyrell dan Loras Tyrell yang juga menghadapi persidangan. Cersei tak kunjung datang dan Margaery yang sudah tahu betul akal licik Cersei merasa ada yang tidak beres ia pun mencoba keluar dari Great Sept of Bailor tapi High Sparrow melarangnya. Ternyata Cersei sudah menempatkan sebuah peledak di bawah bangunan tersebut dan Great Sept of Bailor pun hancur bersama orang-orang di dalamnya.

Licik dan efektif, dengan ledakan tersebut orang-orang yang selalu menyulitkan Cersei di King's Landing akhirnya lenyap.

Namun hal tersebut juga memiliki konsekuensi, putra Cersei yang sekaligus raja dari Seven Kingdoms yakni Tommen Baratheon memutuskan bunuh diri karena istri yang dicintainya yaitu Margaery juga tewas dalam ledakan tersebut.

Scene Tommen bunuh diri itu yang paling mengejutkan, Tommen berdiri di sebuah jendala istana lalu berbalik kebelakang dan mundur, mahkota ia lepaskan dengan langkah pelan ia menuju jendala dan melompat dari sana.


12. Kematian Petyr "Littlefinger" Baelish
kematian-littlefinger.jpg
Petyr Baelish atau biasa dikenal dengan sebutan Littlefinger adalah salah satu karakter yang mampu bertahan dari season 1 sampai season 7. Tapi, ia hampir tidak pernah terlihat bertarung sama sekali karena pada dasarnya ia bukanlah orang yang kuat atau pandai menggunakan senjata. Lalu, kenapa orang lemah seperti dia bisa bertahan begitu lama di GOT ketika orang-orang kuat seperti Stannis, Robb bahkan Tywin mati satu per satu? Dia punya senjata andalannya yaitu akal licik dan lidahnya yang pandai memainkan kata.

Tujuan Littlefinger sebenarnya cukup membingungkan, ia tak jelas membela pihak yang mana, entah house Lannister ataukah house Stark. Mungkun dia punya tujuannya sendiri.

Ia memiliki akal yang super licik yang mampu membuatnya aman dari house manapun sampai di season 7 ia salah perhitungan. Ia terlalu meremehkan anak-anak Ned, ia berpikir bisa mengadu domba Sansa, Arya dan Bran. Namun, Littlefinger tidak tahu kalau mereka bertiga sekarang bukan remaja polos lagi.

Sansa sudah banyak belajar dari pengalamannya di intimidasi dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak, Sansa sudah bisa membaca situasi dan memprediksi mana lawan mana kawan. Sementara Arya, ia bukan lagi Arya yang ada di season 1 yang masih takut membunuh. Arya yang sudah ditempa oleh Faceless Man sekarang menjadi Arya yang mengerikan, baginya membunuh adalah hal sepele dan ia sudah membuktikannya ketika membalaskan dendam kematian ibu dan kakaknya di The Red Wedding pada house Frey. Dengan kemampuannya memanipulasi wajah, seorang diri ia bisa membunuh orang-orang penting di house Frey. Yang terakhir ada Bran, ia lebih luar biasa. Petualangannya menuju luar The Wall membuatnya menjadi Three Eyed Raven, sekarang ia bisa melihat semua hal yang terjadi di masa lalu termasuk kejahatan Littlefinger yang merugikan house Stark.

Kesalahan meremehkan anak-anak Ned tersebut berakibat fatal bagi Littlefinger. Littlefinger mengira sidang yang dibuat Sansa adalah untuk menghakimi adiknya Arya tapi secara mengejutkan Littlefinger yang justru menjadi tersangka di sidang tersebut. Sansa, Arya dan Bran terus memojokkan Littlefinger dan membuat semua orang di ruangan tersebut yakin kalau Littlefinger bersalah hingga akhirnya Arya membunuhnya dengan menggorok lehernya.

Setelah mampu bertahan lama dengan tipu muslihat akhirnya anak-anak Ned lah yang menjadi malaikat maut bagi Littlefinger. Saya merasa puas dengan momen tersebut apalagi melihat orang selicik Littlefinger memohon-mohon meminta pengampunan. Saya yakin sobat yang suka menonton GOT juga merasakannya.


13. Terungkapnya Jati Diri Jon Snow
jati-diri-jon-snow.jpg
Setelah menjadi Three Eyed Raven kini Bran bisa melihat semua hal yang terjadi di masa lalu dengan begitu banyak rahasia yang terungkap dari penglihatan Bran. Yang paling mencuri perhatian adalah penglihatan Bran ke masa lalu yang mengungkap jati diri Jon sebenarnya.

Jon awalnya diketahui sebagai anak haram Ned yang dibawa ke Winterfell setelah aliansi house Stark dan house Baratheon menggulingkan pemerintahan The Mad King alias Aerys Targaryen bersama dengan house Targaryen-nya. Ternyata Jon bukanlah anak haram Ned melainkan anak dari Rhaegar Targaryen dan saudara perempuan Ned, Lyanna Stark. Jadi, Jon ternyata juga punya hak atas Iron Throne dan Seven Kingdoms karena dirinya adalah seorang Targaryen, anak dari pangeran Rhaegar dan cucu dari raja Aerys.

Itulah tadi 13 Momen Paling Mengejutkan Di Game of Thrones versi RegenciPedia. Manakah momen yang paling mengejutkan menurut sobat dari momen-momen di atas? Atau sobat punya momen lain di GOT yang menurut sobat lebih mengejutkan?

Sumber referensi: wikipedia.org, imdb.com
Sumber gambar: wikipedia.org, imdb.com

Tags: The Most Shocking Moment in Game of Thrones, Fakta Unik, Memorable, Paling Di Ingat, Tak Terlupakan, Kejadian Terbaik, Mengejutkan
loading...

3 Responses to "13 Momen Paling Mengejutkan Di Game of Thrones"

  1. Cerita saat jon di anggap anak haram lalu terbukti anak rheager dan saudara perempuan ned kyk nya seru tuh, saya coba liat dulu videonya

    BalasHapus
  2. Cerita saat jon di anggap anak haram lalu terbukti anak rheager dan saudara perempuan ned kyk nya seru tuh, saya coba liat dulu videonya

    BalasHapus

loading...

FANSPAGE FACEBOOK