Who Am I (2014), Salah Satu Film Hacker Terbaik Yang Pernah Dibuat

who-am-i-2014.jpg
Judul: Who Am I
Sutradara: Baran bo Odar
Produser: Quirin Berg, Max Wiede, Justyna Muesch
Penulis Naskah: Jantje Friese, Baran bo Odar
Studio: Sony Pictures Releasing International
Rilis: 6 September 2014
Genre: Crime, Drama, Mystery, Sci-Fi, Thriller
Negara: Jerman
Pemain: Tom Schilling, Elyas M'Barek, Hannah Herzsprung, Wotan Wilke Möhring, Antoine Monot Jr., Trine Dyrholm, Stephan Kampwirth

Trailer

Who Am I (2014) menceritakan tentang seorang remaja bernama Benjamin Engel (Tom Schilling) yang merupakan seorang introvert, lemah, tak dianggap dan memiliki keluarga yang kacau. Saat ia baru lahir ayahnya kabur dan meninggalkan ia dan ibunya dan pada saat usia Benjamin 8 tahun ibunya bunuh diri. Kini ia bekerja sebagai pengantar pizza dan tinggal bersama neneknya yang sudah mengidap penyakit alzheimer. Bisa dibilang Benjamin adalah loser sejati dengan semua kekurangan dan kesialannya. Namun, di dunia maya ia adalah seorang hacker hebat.

Suatu hari ketika mengantarkan pizza ia secara tak sengaja bertemu dengan Marie (Hannah Herzsprung), wanita yang ia sukai semenjak masa sekolah. Dasar sifat si Benjamin yang pemalu, saat masa sekolah untuk sekedar menyapa saja ia tidak berani. Mendengar kalau Marie memiliki masalah dengan ujiannya Benjamin memutuskan untuk membantu Marie dengan cara pergi ke universitas dan mendownload soal-soal ujian dari server tapi sayangnya aksinya itu gagal dan ia pun ditangkap. Karena tidak memiliki catatan kriminal sama sekali Benjamin hanya mendapat hukuman pelayanan masyarakat.

Saat sedang menjalani hukuman Benjamin bertemu dengan Max (Elyas M'Barek), seorang lelaki badboy yang juga tertarik dengan dunia hacker. Untuk memastikan apakah Benjamin memang bisa meretas atau tidak, Max mengajak Benjamin ke suatu pesta dan disana Benjamin di perkenalkan kepada dua teman Max yakni Stephan (Wotan Wilke Möhring) dan Paul (Antoine Monot Jr.) yang juga seorang hacker. Benjamin di sana disuruh melakukan peretasan dan Benjamin pun berhasil.

Mereka berempat akhirnya membuat sebuah kelompok hacker dengan nama CLAY yang merupakan singkatan dari Clowns Laughing At You. CLAY mulai melakukan beberapa peretasan atas dasar kesenangan serta ketenaran dan merekamnya untuk kemudian di unggah di Youtube, mereka langsung dikenal banyak orang dan mendapatkan reputasi sebagai kelompok hacker yang hebat.

clay.jpg
Kelompok hacker CLAY beranggotakan Benjamin, Max, Stephan dan Paul

Di film ini ada kelompok hacker lain yang lebih superior yaitu FR13NDS yang salah satu anggotanya adalah MRX, hacker paling disegani dengan tiga aturannya, yaitu:

1. No System Is Safe.
2. Aim for the Impossible.
3. Enjoy the meat world as much as the net world.

MRX menganggap apa yang dilakukan CLAY belum seberapa. Merasa di remehkan CLAY ingin mengincar gedung BND (German Central Intelligence) yang katanya tidak bisa diretas. Rencananya adalah meretas mesin printer di gedung tersebut agar secara otomatis mencetak kertas bertuliskan "CLAY WAS HERE! NO SYSTEM IS SAFE" dengan gambar topeng badut. Mereka akhirnya berhasil melakukannya namun tanpa sepengetahuan Max, Stephan dan Paul ternyata Benjamin mengambil data rahasia BND. Benjamin menyerahkan data tersebut pada MRX sebagai pembuktian kalau ia bukan hacker biasa. Namun, keputusan Benjamin tersebut berdampak sebuah konsekuensi besar dan membuat CLAY terlibat dalam masalah serius, mereka juga menjadi incaran Europol. Apa konsekuensi yang didapat CLAY dari tindakan Benjamin tersebut? Masalah apa yang mereka hadapi? Bagaimana nasib kelompok CLAY dan FR13NDS?

clay-meretas-printer-gedung-bnd.jpg
CLAY meretas printer gedung BND

Silahkan sobat tonton film Who Am I (2014) yang keren ini untuk mengetahui semua jawabannya!

Saya sangat menyukai dunia hacker walaupun saya sendiri tidak bisa melakukan peretasan tapi tetap saja saya selalu terpesona dengan dunia hacker. Terlepas dari jahat baiknya seorang hacker, saya tetap menganggap seorang hacker itu keren.

Jika sobat mengira saya menyebut film ini keren hanya karena konsepnya yang tentang hacker maka sobat salah. Konsepnya mungkin penunjang utama tapi yang membuat saya terkesima adalah ceritanya. Sebagus apapun sebuah konsep film, mau itu tentang bencana alam, tentang perang antar geng, tentang balas dendam atau tentang apapun itu jika ceritanya dangkal maka konsep tersebut tak ada artinya. Who Am I (2014) bukanlah film hacker pertama yang saya tonton, sebelumnya saya pernah menonton film Hacker (2016) tapi saya kurang puas dengan film tersebut, terutama karena ceritanya yang kurang menarik.

Who Am I (2014) menyuguhkan sebuah cerita hacker yang menarik dari mulai perselisihan antara kelompok hacker sampai kejar-kejaran dengan pihak Europol. Saya benar-benar salut dengan permainan twist berlapis yang diberikan Baran bo Odar di plot film ini. Film asal Jerman ini memiliki ending yang menarik dan akan membuat kita berpikir, saya yakin sobat akan tertipu dengan twist ending di film ini. Saya sendiri tertipu dengan twist yang kedua, untuk yang pertama bisa sedikit saya antisipasi tapi yang kedua saya sampai geleng-geleng kepala. Baran bo Odar memang hebat memainkan twist, bahkan dengan alur maju mundur yang dipakai film ini.

Sebelum menonton film ini coba deh sobat cari tahu dulu tentang kelainan kepribadian ganda, biar bisa langsung ngerti sekali nonton film ini gak perlu dua atau tiga kali nonton.

Saya tertarik dengan film ini setelah membaca taglinesnya "No system is safe", entah kenapa kalimat itu terdengar keren untuk orang yang tertarik dengan dunia hacker seperti saya. Di dalam filmnya kita diperlihatkan kalau memang tak ada sistem yang aman, seperti halnya gedung BND yang katanya tidak bisa diretas tapi kenyataannya CLAY berhasil meretasnya.

Bagian yang paling saya suka dari film ini adalah ketika CLAY meretas acara TV yang memberitakan statistik keuangan, statistik tersebut di ubah menjadi seperti gambar tangan mengacungkan jari tengah. Ada juga aksi CLAY yang mengacaukan kampanye sebuah partai dengan mengganti video yang ditayangkan dengan video animasi Hitler yang kocak. Benar-benar gokil!

Abaikan saja bagaiamana cara mereka melakukan peretasan, melihat kode-kodenya saja kepala saya malah pusing jadi enjoy dan nikmati saja dengan hasil peretasan mereka di film ini.

Ada satu hal yang saya pelajari dari film ini yaitu bukan hanya komputer yang bisa diretas tapi juga manusia. Max membuktikannya dengan 'rekayasa sosial', seperti saat ia mengelabui pegawai toko roti. Benjamin melakukan peretasan manusia yang lebih luar biasa, ia menipu secara telak ketua divisi cyber Europol, Hanne Lindberg (Trine Dyrholm).

Baran bo Odar juga berhasil membuat ilustrasi forum para hacker dengan sangat baik. Penggambarannya di sebuah gerbong kereta yang gelap dan dengan orang-orang yang memakai topeng semakin menambah misterius dunia hacker.

ilustrasi-forum-hacker.jpg
Ilustrasi forum hacker di film Who Am I (2014)

Tom Schilling dan Elyas M'Barek menurut saya adalah dua aktor yang aktingnya terbaik di film ini. Tom Schilling sebagai Benjamin berhasil tampil sebagai remaja introvert yang penuh problem sementara Elyas M'Barek sebagai Max adalah kebalikannya. Ia tampil selalu percaya diri, nakal dan pandai memikat wanita. Dua aktor itulah yang membuat film ini lebih hidup dan seru untuk ditonton.

Overall, Who Am I (2014) adalah salah satu film hacker terbaik yang pernah ada. Konsep tentang hackernya ditunjang dengan twist plot apik dan akting pemainnya yang mempuni. Bahkan untuk sobat yang tidak suka dunia hacker pun masih bisa menonton film ini karena ceritanya memang tidak membosankan.

Rating: 8,5/10

Sumber referensi: wikipedia.org, imdb.com, rottentomatoes.com

Tags: Review & Ulasan Who Am I (2014), Informasi Lengkap, Daftar Pemain Kru, Fakta Unik, Trivia, Penghargaan, Film Jerman, Film Tentang Hacker Terbaik Sepanjang Masa, Film Dengan Twist Plot Terbaik
.

1 Response to "Who Am I (2014), Salah Satu Film Hacker Terbaik Yang Pernah Dibuat"

FANSPAGE FACEBOOK