Pengertian Berbagai Jenis Rating Usia untuk Film

Pengertian Berbagai Jenis Rating Usia untuk Film.jpg


Film adalah sebuah saran hiburan yang sangat ampuh untuk mengusir kebosanan. Semua orang dari berbagai usia suka menonton film, meskipun tentu saja tingkat kecintaan mereka terhadap film bisa berbeda-beda. Intinya, film adalah sebuah media hiburan yang dinikmati semua golongan usia. Namun, tentu saja tidak semua film atau tontonan bisa disaksikan oleh semua orang, khususnya anak-anak, ada beberapa tontonan yang memiliki batasan usia untuk audience-nya.


Setiap film bisa memiliki suguhan yang beragam baik dari segi aspek visual maupun cerita. Tentu saja tontonan yang dibuat khusus untuk anak-anak tidak akan memiliki kebebasan dalam mengeksplorasi apa yang mereka suguhkan karena mereka harus mempertimbangkan apakah konten yang mereka sajikan pantas untuk anak-anak atau tidak. Tontonan untuk dewasa sebaliknya tidak tanggung-tanggung dalam menyuguhkan kontennya, baik secara visual maupun cerita, film yang menargetkan audience lebih tua biasanya bisa lebih eksplisit dalam penyajiannya. Itulah kenapa dalam setiap film ada yang namanya rating usia, sebuah aspek yang wajib diperhatikan khususnya oleh orang dewasa, karena merekalah yang bisa mengontrol apa yang ditonton oleh orang yang usianya lebih muda darinya.


Setiap negara punya sistem rating usia berbeda-beda namun fungsi dan tujuannya pada dasarnya sama, mengelompokkan sebuah film berdasarkan target usia penontonnya agar bisa menyaring konten apa saja yang ditampilkan. Motion Picture Association (MPA) dulu disebut Motion Picture Association of America (MPAA) adalah sistem rating usia yang banyak digunakan pada film-film Hollywood. Indonesia juga punya lembaga untuk bagian rating usia film ini, namanya Lembaga Sensor Film (LSF).



Rating Usia Film MPA/MPAA


G – General Audiences


Rating G ini menandakan bahwa sebuah film bisa ditonton oleh semua umur, termasuk anak-anak. Film dengan rating G sepenuhnya aman untuk anak-anak, tak ada konten dewasa di dalamnya.


PG – Parental Guidance Suggested


Film dengan rating PG mungkin memiliki konten yang jika dilihat anak harus didampingi orang tuanya. Orang tua diwajibkan mendampingi anak saat menonton film dengan rating PG.


PG-13 – Parents Strongly Cautioned


Film dengan rating PG-13 sudah pasti memiliki konten yang sangat tidak pantas untuk anak dibawah 13 tahun. Orang tua diharuskan berhati-hati disini, beberapa film rating PG-13 kontennya tidak pantas untuk pra-remaja.


R – Restricted


Khusus 17 tahun keatas. Remaja diharapkan didampingi orang tuanya karena film dengan rating R mengandung konten dewasa.


NC-17 – Adults Only


Khusus dewasa, anak-anak dilarang sepenuhnya menonton film dengan rating NC-17. Bahkan beberapa film dengan rating NC-17 bisa terlalu 'keras' bagi remaja.


Selain rating usia tersebut ada juga rating usia NR (Not Rated) atau UR (Unrated). Rating ini disematkan biasanya pada film yang tidak dikirim ke MPA untuk diberikan rating atau diberikan juga pada film versi uncut/extended. Biasanya versi tersebut akan berbeda dengan versi asli yang dirilis di bioskop dan bisa saja menambahkan beberapa adegan yang tak pantas bagi usia tertentu, karena itulah rating NR/UR diberikan karena MPA tidak/belum mengetahui konten apa yang akan disajikan di film itu.


Rating Usia Film di Indonesia (LSF)


SU (Semua Umur)


Film dengan rating SU cocok ditonton semua umur, tidak ada adegan yang tidak pantas untuk anak-anak.


A


Film dengan rating A khusus untuk anak-anak di kisaran usia 3-12 tahun.


BO-A


Film dengan rating BO-A masih cocok untuk penonton anak-anak namun akan lebih baik jika didampingi orang tua.


BO


Diperlukan pengawasan orang tua untuk film dengan rating BO jika ditonton anak-anak usia 3-12 tahun.


R


Film dengan rating R berarti khusus untuk remaja atau 13 tahun keatas. Anak-anak sebaiknya jangan diberikan tontonan dengan rating usia R.

D


Film dengan rating usia D berarti film tersebut khusus untuk dewasa, anak-anak dan remaja tidak diperbolehkan menonton film dengan rating ini. Rating usia D juga terbagi lagi menjadi 17+ dan 21+, tergantung konten yang dibawanya.


Meskipun sudah ada rating usia yang ditetapkan tiap negara tentu itu kembali lagi pada orang tua yang akan menentukan pilihan tontonannya bagi anak-anaknya. Terlebih adanya perbedaan budaya serta perspektif membuat tiap orang punya preferensinya masing-masing apa yang layak dan tidak layak ditonton si kecil.


Sumber Referensi:

https://www.liputan6.com/

https://en.m.wikipedia.org/


Keywords: jenis rating film,
rating umur film indonesia, rating usia su, rating usia film indonesia, rating usia film

Posting Komentar untuk "Pengertian Berbagai Jenis Rating Usia untuk Film"